main-logo

Sekilas Kota Binjai

Kota Binjai sebagai salah satu Kota di Provinsi Sumatera Utara yang hanya berjarak  ± 22 Km dari Pusat Kota Medan (± 30 menit perjalanan), bahkan batas terluar Kota Binjai dengan Batas terluar Kota Medan hanya berjarak ±  8 Km

Secara geografis Kota Binjai terletak pada posisi 3 31’ 40” – 3 40’ 2” Lintang Utara dan 98 27’ 3” - 98 32’ 32” Bujur Timur dan terletak 28 m di atas permukaan laut. Potensi pengembangan wilayah berada pada Kecamatan Binjai Selatan dan Kecamatan Binjai Utara yang mempunyai wilayah diatas 2.000 Ha dan Kecamatan yang memiliki curah hujan yang tertinggi adalah Kecamatan Binjai Selatan sebesar 372,41 mm/12,33 hari hujan dan Kecamatan Binjai Kota sebesar 343,75 mm/12,83 hari hujan.

Secara demografi berdasarkan data BPS, Jumlah penduduk Kota Binjai di Tahun 2017 berjumlah 270.926 jiwa. Jika dibandingkan dengan penduduk di tahun 2016, penduduk di tahun 2017 mengalami pertumbuhan sebesar 1,12%.

Dari sebaran penduduk per kecamatan, Kecamatan Binjai Utara adalah kecamatan dengan penduduk terbanyak, dan Kecamatan Binjai Kota adalah kecamatan dengan penduduk paling sedikit.

Salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi perekonomian suatu daerah dapat digambarkan dari data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Besaran PDRB dapat digunakan sebagai indicator dalam menilai kinerja perekonomian suatu wilayah pada suatu periode tertentu, terutama yang dikaitkan dengan kemampuan sutau wilayah dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. PDRB juga dapat digunakan untuk mnegetahui nilai produk yang dihasilkan oleh seluruh factor produksi, besarnya laju pertumbuhan ekonomi dan struktur perekonomian pada satu periode di suatu daerah tertentu.

Laju pertumbuhan perekonomi Kota Binjai tahun 2014-2017 cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya dari tahun 2015-2017 yakni secara rata-rata sebesar 1.65 persen, hal ini pantas diapresiasi mengingat ekonomi dunia dewasa ini relatif kurang kondusif. Pertumbuhan ekonomi kota yang relatif baik ini tidak terlepas dari kontribusi masing-masing sektor pembentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Selama tahun 2017, semua sektor ekonomi masih tumbuh positif. Sektor industri pengolahan, pengadaan listrik dan gas, pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang, konstruksi, perdagangan besar dan eceran: reparasi mobil dan sepeda motor, transportasi dan perdagangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, real estate, jasa perusahaan, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, jasa pendidikan, jasa kesehatan dan kegiatan sosial dan jasa lainnya mengalami pertumbuhan positif.